Waspadai Sering Makan di Restoran All You Can Eat

Sep 17th

All you can eat memang sangat menggoda. Bagaimana tidak, dengan merogoh kocek satu kali, Anda bisa menikmati aneka makanan dan hidangan yang disajikan sepuas-puasnya. Istilahnya, makan sampai kenyang boleh mengambil semuanya.

Harga makan all you can eat memang lebih mahal dibandingkan dengan porsi biasa. Namun bagi mereka yang hobi dan mampu makan banyak, tidak jarang justru promo ini malah jadi menguntungkan.

Coba tengok beberapa kasus yang sempat diberitakan di internet. Ada orang yang rela berpuasa seharian demi bisa makan sepuasnya di restoran all you can eat. Bahkan, ada pelanggan yang khusus dilarang untuk kembali lagi karena makan terlalu banyak hingga membuat restoran tersebut merugi!
Bahaya keseringan makan di restoran all you can eat

Terlepas dari untung-rugi yang didapatkan oleh pelanggan maupun restoran, ada masalah kesehatan yang harus Anda perhatikan mengenai pola makan all you can eat ini. Apabila dilakukan terlalu sering, dikhawatirkan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang tidak bisa dianggap sepele.

Apa saja bahaya makan di restoran all you can eat? Simak ulasannya di bawah ini.

Berat badan naik

Bagaimana tidak, jika terlalu sering mengonsumsi makanan all you can eat, otomatis porsi makan Anda – perlahan tapi pasti – akan meningkat. Dari yang tadinya biasa makan 1 piring, lambung “dipaksa” untuk makan 2 hingga 3 piring dalam sekali makan!

Lama-kelamaan, kapasitas lambung pun akan membesar. Jika yang tadinya sudah kenyang dengan makan satu piring, harus makan jauh lebih banyak untuk dapat membuat lambung kenyang. Akibatnya? Asupan kalori yang berlebihan akhirnya menumpuk menjadi lemak dan kelebihan berat badan.

GERD

Anda penderita GERD atau berpotensi mengalami GERD (gastroesophageal reflux diseases)—alias kondisi asam lambung naik ke atas ke kerongkongan? Jika ya, hati-hatilah. Lambung yang terisi sangat penuh dapat memicu timbulnya GERD.

Gejala GERD antara lain dada terasa panas terbakar, mulut terasa pahit atau asam, dan sesak napas. Apalagi jika Anda mengonsumsi makanan-makanan tertentu yang dapat memicu GERD, seperti kopi dan produk susu, atau langsung berbaring kurang dari 3 jam setelah makan.

  • Kolesterol tinggi

Banyak mengonsumsi makanan all you can eat berupa gorengan, daging berlemak, dan kue dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Apabila hal ini berlangsung terus dan tidak diimbangi dengan pola hidup sehat, seperti banyak makan sayur-sayuran dan olahraga teratur, kadar kolesterol dalam darah dapat pun meroket.

Dampaknya, Anda bisa menderita penyakit kolesterol tinggi. Apabila tidak segera ditangani, penyakit kolesterol tinggi ini dapat berkembang menjadi penyakit kronis lain, seperti penyakit jantung dan stroke.

  • Diabetes mellitus

Terlalu banyak melahap makanan tinggi kalori dan tinggi karbohidrat di restoran all you can eat juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Apabila ini terjadi dalam frekuensi yang sering, maka insulin akan kelelahan untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Akibatnya, terjadilah resistensi atau kekebalan terhadap insulin, yang merupakan cikal-bakal terjadinya penyakit diabetes mellitus atau kencing manis. Penyakit kencing manis adalah momok yang ditakuti banyak orang karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit, mulai dari kebutaan, penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi tungkai.

Sikapi dengan bijaksana

Melihat seramnya efek dari terlalu banyak makan di restoran all you can eat, Anda  perlu menyikapi hal ini dengan bijak. Boleh saja Anda sekali-sekali makan di restoran all you can eat, misalnya sebulan atau dua bulan sekali jika ada acara tertentu. Namun saat makan, ada beberapa siasat yang bisa Anda terapkan untuk meminimalkan “efek samping” dari makan sepuasnya tersebut.

Pertama, hindari makanan berkalori tinggi, manis-manis, berlemak, dan makanan yang digoreng. Kedua, usahakan untuk sebisa mungkin hanya mengambil daging rendah lemak dan sayur-sayuran. Pilihlah banyak sayur di awal yang akan membuat Anda kenyang lebih cepat. Anda pun tidak tergoda untuk makan terlalu banyak.

Ketiga, makan all you can eat akan lebih baik jika dilakukan di siang hari, di mana Anda masih memiliki kesempatan untuk “membakar” kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda dengan aktivitas atau olahraga di sore hari.

Tidak ada yang salah makan di restoran all you can eat. Dengan catatan, Anda tidak melakukannya terlalu sering dan tidak kalap saat makan. Singkirkan paham “ogah rugi” setiap kali masuk ke restoran all you can eat. Ingat, kesehatan Anda jauh lebih mahal dibandingkan uang yang harus dikeluarkan untuk makan di restoran tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *