Apakah Bayi Boleh Diberi Minum Kopi?

Sep 18th

Mungkin terdengar aneh jika orang tua memberi kopi kepada bayi, namun beberapa hari ini seorang bayi di media sosial tengah viral karen hobi meminum kopi. Bagaimana jika bayi atau balita minum kopi? Apa dampaknya bagi kesehatan si Kecil?

Kopi memang salah satu jenis minuman yang paling digemari di Indonesia. Bagi sebagian orang, tidak afdal rasanya mulai bekerja tanpa secangkir kopi. Ini karena kafein pada kopi mampu memberikan pasokan energi selama beberapa saat.

Memberi kopi pada anak, apa efeknya?

Di balik manfaatnya tersebut, kopi sebenarnya tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Anda sangat tidak disarankan untuk minum kopi secara berlebihan. Selain itu, Anda yang punya masalah kesehatan tertentu juga perlu berhati-hati pada kopi. Salah-salah, zat yang ada di dalam kopi malah menyerang dan menyebabkan masalah pada kesehatan Anda.

Lantas, pernahkah terbesit di pikiran Anda mengenai orang tua yang memberikan kopi pada bayi atau anak di bawah umur?

Dari kacamata medis, hal ini tentu sangat tidak dianjurkan. Pasalnya organ-organ di tubuh bayi masih dalam tahap pertumbuhan. Akibat yang bisa dialami si Kecil bila terpapar zat-zat yang tidak seharusnya dikonsumsi bisa menyebabkan terjadinya beragam gangguan kesehatan.

Dikatakan dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, kafein pada kopi bisa memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan bayi. Pasalnya, zat ini mampu mengaktifkan saraf simpatik.

“Pada orang dewasa, saraf simpatik yang aktif bisa menyebabkan jantung berdebar atau palpitasi. Bisa dibayangkan jika kondisi tersebut terjadi pada bayi yang jantungnya belum berkembang sempurna,” ujar dr. Alvin saat dikonfirmasi.
Kafein membahayakan bayi

Menambah penjelasan, dr. Nadia Octavia dari KlikDokter mengatakan bahwa konsumsi kafein pada anak atau balita dapat menyebabkan timbulnya berbagai dampak negatif seperti diabetes, depresi, gangguan tidur, peningkatan tekanan darah, kecemasan, gangguan lambung, diare, sulit fokus, dehidrasi, dan lainnya.

Tak sebatas itu, dr. Nadia juga menyebut bahwa pemberian minuman mengandung kafein seperti kopi pada bayi atau balita bisa meningkatkan risiko obesitas.

“Pada balita, terutama yang berusia 2 tahun, konsumsi kopi di antara jadwal makan dapat meningkatkan risiko obesitas hingga 3 kali lipat. Kondisi ini dapat terjadi ketika balita menginjak usia taman kanak-kanak,” ungkap dr. Nadia

Lebih parah dari itu, dr. Nadia mengungkap bahwa pemberian kopi pada bayi bisa menyebabkan terjadinya kematian dini. Hal ini khususnya terjadi jika bayi diberikan kopi secara berlebihan.

“Dosis kafein yang sangat berlebih bisa menyebabkan kejang dan henti jantung hingga kematian. Anak-anak, terutama balita, akan lebih berisiko mengalami dampak negatif tersebut,” tuturnya.

Mengetahui adanya fakta tersebut, Anda sebaiknya jangan pernah memberikan kopi pada bayi atau anak apa pun alasannya. Dalam masa tumbuh kembangnya, si Kecil perlu asupan nutrisi yang berkualitas. Sedangkan minum kopi bagi bayi sangat tidak dianjurkan karena bisa membahayakan kesehatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *